Ilustrasi, sumber foto: ANTARA/Iggoy el Fitra
TANGKAS MU - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat 52.879 kematian akibat COVID-19 dari 1.911.358 kasus di Indonesia hingga Minggu (13/6/2021).
Dari angka kematian tersebut, berdasarkan data yang diperoleh dari Covid19.go.id, dari 34 provinsi di Indonesia, 10 diantaranya memiliki angka kematian tertinggi akibat COVID-19.
Daftar 10 wilayah dengan tingkat kematian tertinggi
Lebih dari setahun COVID-19 menduduki wilayah Indonesia, dampaknya juga mengakibatkan kematian di berbagai daerah. Berikut 10 wilayah di Indonesia dengan angka kematian tertinggi:
- Jawa Timur, 11.707
- Jawa Tengah, 9.603
- DKI Jakarta, 7.453
- Jawa Barat, 4.427
- Riau, 1.765
- Kalimantan Timur, 1.745
- Bali, 1.523
- Sumatera Selatan, 1.335
- Banten, 1.284
- Yogyakarta, 1.275
Gejala Batuk Penyebab Kematian Akibat COVID-19
Gejala batuk menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi akibat COVID-19 dengan persentase 4,8 persen, disusul gejala sesak napas 4,7 persen dan demam 3,4 persen.
Namun, ada kemungkinan kematian akibat COVID-19 itu disertai dengan penyakit bawaan dari pasien yang terkonfirmasi positif.
Jika melihat data, penyakit bawaan diabetes melitus paling banyak sebesar 9,7 persen, kemudian hipertensi 9,3 persen, dan penyakit jantung 5,5 persen.
Kasus COVID-19 terbanyak ada di wilayah Jawa
Kasus COVID-19 terbanyak berada di DKI Jakarta dengan 448.071 kasus atau 23,4 persen, kemudian Jawa Barat sebanyak 328.940 kasus dengan persentase 17,2 persen dan Jawa Tengah sebanyak 215.684 kasus atau 11,3 persen.
Selain itu, kasus kematian akibat COVID-19 juga didominasi oleh laki-laki dengan persentase 55,9 persen dengan usia di atas 60 tahun ke atas dengan persentase 49,7 persen.


No comments:
Post a Comment