Sumber : Istimewa
Tangkas Mu - Perseteruan antara Kanye West dan Walmart kembali memanas. Sebelumnya sang rapper digugat oleh perusahaan tersebut karena dianggap mencontek logo milik mereka, kini justru sebaliknya Kanye West yang menggugat Walmart.
Hal tersebut terjadi setelah Kanye West merasa jika salah satu produk Yeezy miliknya dicontek yaitu Yeezy Foam Runner Shoes. Rapper berusia 44 tahun itu pun sudah menghubungi tim pengacaranya dan siap membawa masalah tersebut ke meja hijau.
Dalam dokumen yang disiapkan disebutkan jika Kanye merasa Walmart merugikan brand miliknya karena mendompleng popularitas dari sepatu miliknya dan menconteknya kemudian memberikan harga yang jauh lebih murah dari Yeezy Foam Runner Shoes.
Walmart kemudian memberikan jawaban atas tudingan yang dilayangkan Kanye West dengan menyebutkan jika sepatu tersebut dijual oleh salah satu vendor reseller dan bukan dari perusahaan mereka.
"Produk tersebut tidak dijual atau diperdagangkan oleh Walmart melainkan pihak ketiga di reseller marketplace," balas keterangan resmi Walmart yang dilansir TMZ.
Meski demikian, mereka siap melawan pihak Kanye West di pengadilan jika mereka masih bersikeras ingin mempermasalahkan hal tersebut.
Sebelumnya perusahaan retail tersebut mengajukan gugatan ke US Patent karena merasa logo yang didaftarkan oleh suami Kim Kardashian itu mirip sekali dengan milik mereka.
Hal tersebut dilakukan oleh Walmart setelah Kanye West mendaftarkan logo brand miliknya dan gugatan sudah dimasukan sejak 21 April lalu.
"Walmart percaya jika logo yang digambarkan oleh Yeezy dan membingungkan karena mirip sekali dengan desain milik Walmart yang sudah dikenal," ujar pernyataan resmi perusahaan tersebut seperti dilansir dari CNN.
Memang logo keduanya sangat mirip di mana menggambarkan sinar matahari. Jika logo Walmart digambarkan dengan delapan garis, maka Yeezy menaruh titik-titik dengan bentuk yang hampir mirip dengan milik Walmart.
"Sampai hari ini, kita tak juga mendapatkan informasi konklusi dari Yeezy terkait rencana penggunaan dan berbagai tindakan kooperatif dalam masalah kesamaan tersebut," tulis pernyataan dari pihak Walmart.
No comments:
Post a Comment