SELAMAT DATANG DI TANGKASMU. NIKMATI SENSASI YANG MENYENANGKAN BERMAIN BOLA TANGKAS DENGAN HTML 5 TECHNOLOGY - MAINKAN LANGSUNG TANPA PERLU DOWNLOAD DAN INSTALL APLIKASINYA !! BERMAIN DIMANA PUN MENJADI LEBIH CEPAT DAN AMAN.

Monday, September 13, 2021

Pembatasan Bermain Game di Tiongkok Akan Berdampak pada Industri E-Sport

 Pembatasan Bermain Game di Tiongkok Akan Berdampak pada Industri E-Sport



Tangkas Mu - Peraturan pembatasan waktu bermain game online menjadi hanya tiga jam seminggu bagi anak-anak di bawah usia 18 tahun dinilai bakal mempengaruhi industri esports di Tiongkok.


Sebelumnya peraturan sudah berlaku semenjak akhir 2019 dengan waktu pembatasan 1,5 jam pada hari biasa dan tiga jam pada akhir pekan untuk para gamer di bawah umur.


“Peraturan baru hampir memperkecil peluang para kaum muda untuk menjadi pemain e-sports profesional,” ucap profesor di Sekolah Teknik Elektronik dan Ilmu Komputer Universitas Peking, Chen Jiang.


Pihak berwenang Tiongkok belum membahas akibat signifikan aturan baru pada industri e-sports, namun Chen menyebutkan pemerintah mempunyai kelonggaran dan memberikan pengecualian kepada beberapa pemain esports muda.


Tiongkok merupakan pasar esports terbesar di dunia dengan perkiraan lebih dari 5.000 tim, tetapi aturan baru pemerintah yang bertujuan untuk mencegah kecanduan game dinilai akan menjadikan karir para pemain muda e-sports terhambat.


Seorang eksekutif di klub besar e-sports Tiongkok menyebutkan aturan baru membuat talenta dengan bakat istimewa akan kehilangan kesempatan untuk ditemukan.


“Pemain top sejati umumnya berbakat dan tak harus bermain berjam-jam sebelum bergabung dengan klub. Yang lain pada akhirnya bisa sangat bagus namun mereka memerlukan banyak latihan untuk sampai ke sana,” ucap eksekutif klub e-sport yang menolak untuk disebutkan namanya.


Rogue Warriors merupakan klub esports dengan 90 pemain, menolak memberi komentar lebih jauh mengenai efek yang diperkirakan dari aturan baru pemerintah tersebut.


Pemain e-sports yang unggul umumnya ditemukan pada usia remaja dan pensiun pada usia pertengahan 20-an. Para ahli membandingkan intensitas pelatihan atlet esports dengan pesenam dan juga penyelam Olimpiade.


Sebagai contoh, salah satu pemain "League of Legends" yang paling populer di dunia yakni Wu Hanwei, mulai bermain pada usia 14 tahun dan bergabung dengan klub pada umur 16 tahun.

No comments:

Post a Comment

')