SELAMAT DATANG DI TANGKASMU. NIKMATI SENSASI YANG MENYENANGKAN BERMAIN BOLA TANGKAS DENGAN HTML 5 TECHNOLOGY - MAINKAN LANGSUNG TANPA PERLU DOWNLOAD DAN INSTALL APLIKASINYA !! BERMAIN DIMANA PUN MENJADI LEBIH CEPAT DAN AMAN.

Saturday, March 13, 2021

Tak Ada Ganjil Genap di Bogor saat Libur Panjang Isra Mikraj

 

Ilustrasi, sumber foto: KOMPAS.com - Aditya Maulana


Pemerintah Kota Bogor tidak akan memberlakukan aturan ganjil genap saat libur panjang Isra Mikraj. Hal tersebut sesuai dengan keputusan rapat koordinasi penanganan COVID-19 dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).


Untuk mengantisipasi mobilitas dan kerumunan saat libur panjang, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, Pemerintah Kota Bogor mewajibkan setiap wisatawan untuk membawa dan menunjukkan surat hasil rapid antigen test saat berkunjung ke tempat wisata.


Meski jumlahnya tidak ada ganjil genap, namun jumlah pengunjung di tempat wisata atau restoran masih terbatas


“Kami memutuskan bahwa libur panjang ini ganjil genap tetap tidak berlaku. Kami akan lebih memaksimalkan manajemen traffic dan manajemen kerumunan di Kota Bogor,” kata Bima Arya.


Meski tidak berlaku ganjil-genap, namun pembatasan jumlah kapasitas pengunjung baik di tempat wisata maupun di restoran tetap berlaku.


“Aturan kewajiban menunjukkan surat rapid antigen masih berlaku di kawasan wisata. Pembatasan 50 persen terhadap pengunjung di tempat wisata dan rumah makan tetap ada, yang beda cuma tidak ada ganjil genap. Aturan lain tetap berlaku,” imbuh Bima.


Ganjil-genap dihilangkan untuk relaksasi ekonomi


Menurut Bima, alasan relaksasi ekonomi menjadi salah satu pertimbangan Pemerintah Kota Bogor untuk menghilangkan ganjil genap saat libur panjang pekan ini.


“Kemarin juga mengamati fenomena di lapangan, terjadi sedikit relaksasi, pergerakan ekonomi yang membaik, dan kunjungan ke pasar membaik karena tidak ada ganjil genap. Rumah makan, resto, dan hotel juga relatif tidak berbeda,” ujarnya.


Ia menegaskan, bila ganjil genap tidak diberlakukan, maka Tim Satgas COVID-19 akan tetap melakukan pengawasan ketat untuk mengantisipasi kerumunan.


“Kami lebih fokus pengawasan di tempat wisata. Kalau masuk Kota Bogor saja sih enggak perlu rapid, tetapi masuk ke tempat wisata, harus kantongi negatif rapid antigen,” pungkasnya.


Jumlah kendaraan yang masuk ke kota Bogor meningkat


Sementara itu, menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo, dalam kondisi normal, berdasarkan data pada 2 Januari 2021, jumlah kendaraan yang masuk dan keluar Bogor sebanyak 110.989 unit.


Namun, ketika kebijakan genap ganjil diberlakukan pada 6 Februari 2021, jumlah kendaraan yang masuk dan keluar Bogor adalah 89.054.


“Saat relaksasi ada peningkatan kepadatan yang luar biasa. Tapi selama penerapan kebijakan ganjil genap, mobilitas masyarakat dapat ditekan sehingga pergerakannya relatif lebih rendah, baik di dalam maupun di luar Kota Bogor,” kata Eko.


Berdasarkan data dari kedua ruas tol tersebut, pada 6 Maret 2021 jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bogor sebanyak 108.000. Sedangkan pada 7 Maret tercatat 109.767 kendaraan. Jika dibandingkan pekan lalu, hanya 98.600 kendaraan.


“Berdasarkan data yang kita olah dengan data sebelumnya, perbandingan antara kondisi normal dengan penerapan ganjil genap, kita bisa menekan pergerakan kendaraan kurang lebih 46 persen. Ganjil genap sangat efektif dan mudah-mudahan menimbulkan kesadaran masyarakat," jelasnya.

Situs Bolatangkas Online | Bandar Tangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Tangkasmu

No comments:

Post a Comment

')