SELAMAT DATANG DI TANGKASMU. NIKMATI SENSASI YANG MENYENANGKAN BERMAIN BOLA TANGKAS DENGAN HTML 5 TECHNOLOGY - MAINKAN LANGSUNG TANPA PERLU DOWNLOAD DAN INSTALL APLIKASINYA !! BERMAIN DIMANA PUN MENJADI LEBIH CEPAT DAN AMAN.

Wednesday, April 7, 2021

Kemenag Buka Sebanyak 36.000 Lowongan CPNS dan P3K

 

Ilustrasi, sumber foto: Istimewa


Dalam pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021, Kementerian Agama (Kemenag) menjadi salah satu lembaga pemerintah yang menyediakan puluhan ribu lowongan bagi calon pelamar.


Formasi lowongan yang disediakan Kementerian Agama antara lain meliputi posisi guru agama dan guru madrasah di sejumlah daerah di Indonesia. Rekrutmen juga akan melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K).


Kementerian Agama membuka lebih dari 36.000 lowongan CPNS pada tahun 2021, termasuk melalui jalur P3K


Dilansir dari situs resmi Kementerian Agama, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar mengatakan, untuk seleksi ASN tahun 2021, Kementerian Agama mengusulkan pembentukan guru P3K sebanyak 27.303 lowongan. Jumlah formasi tersebut akan mengisi posisi guru agama di sekolah umum dan tersebar di 393 pemerintah daerah.


Selain lowongan di posisi guru agama, Kementerian Agama juga membuka lowongan jabatan guru madrasah dalam pelaksanaan CPNS 2021. Sebanyak 9.495 lowongan disediakan untuk mengisi formasi guru madrasah, dan jumlah ini di luar formasi guru agama.


Dengan demikian, secara total terdapat lebih dari 36.000 lowongan untuk pembentukan CPNS di Kementerian Agama pada tahun 2021.


Dibuka formasi guru agama untuk lima agama 


Nizar juga menyebutkan rencana pembagian formasi guru agama untuk ditempatkan di sekolah negeri di beberapa daerah di Indonesia.


Pembagian formasi guru agama tersebut meliputi 22.927 posisi guru agama Islam, 2.727 posisi guru agama Kristen, 1.207 posisi guru agama Katolik, 403 posisi guru agama Hindu, dan 39 posisi guru agama Buddha.


Penyebaran formasi guru madrasah, tersedia untuk 30 provinsi


Selain formasi guru agama, pada pelaksanaan CPNS 2021 Kementerian Agama juga membuka lowongan formasi guru madrasah. Formasi guru madrasah ini akan didistribusikan ke 30 provinsi di Indonesia.


“Formasi ini diperuntukkan bagi eks tenaga honorer K-II yang tidak dapat mengikuti seleksi PPPK pada 2019,” kata Nizar.


Sementara itu Plt Kepala Biro Kepegawaian, Ali Rohmad menambahkan, kuota terbesar ada di Provinsi Sulawesi Selatan yakni 2.918 formasi, disusul Jawa Timur 1.238 formasi, dan Jawa Tengah 863 formasi.


Tiga provinsi dengan kuota paling sedikit adalah Maluku Utara 1 formasi, Sulawesi Utara 3 formasi, dan Nusa Tenggara Timur 3 formasi.


Sedangkan empat provinsi yang tidak memiliki kuota P3K 2021 adalah Kalimantan Utara, Gorontalo, Papua, dan Papua Barat.


Berikut kuota formasi P3K Guru Madrasah 2021:


  1. Nangroe Aceh Darussalam (802)

  2. Sumatera Utara (291)

  3. Sumatera Barat (287)

  4. Riau (43)

  5. Kepulauan Riau (7)

  6. Jambi (202)

  7. Sumatera Selatan (122)

  8. Bangka Belitung (33)

  9. Bengkulu (138)

  10. Lampung (107)

  11. Banten (240)

  12. Daerah Istimewa Jakarta (112)

  13. Jawa Barat (613)

  14. Jawa Tengah (863)

  15. DI Yogyakarta (6)

  16. Jawa Timur (1.238)

  17. Bali (102)

  18. Nusa Tenggara Barat (113)

  19. Nusa Tenggara Timur (3)

  20. Kalimantan Barat (35)

  21. Kalimantan Tengah (42)

  22. Kalimantan Selatan (132)

  23. Kalimantan Timur (18)

  24. Sulawesi Utara (3)

  25. Sulawesi Tengah (97)

  26. Sulawesi Barat (459)

  27. Sulawesi Selatan (2.918)

  28. Sulawesi Tenggara (464)

  29. Maluku (4)

  30. Maluku Utara (1)


Tim sedang mempersiapkan soal, pelaksanaan direncanakan Agustus


Menjelang dibukanya lowongan CPNS Kementerian Agama dengan formasi yang banyak, saat ini tim Kementerian Agama sedang mempersiapkan soal dan modul tes yang akan digunakan dalam seleksi P3K.


Direktur Pendidikan Agama Islam, Rohmat Mulyana mengatakan soal tes, modul pembelajaran pre-test, dan pedoman wawancara seleksi P3K 2021 disusun oleh konsorsium yang dibentuk oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Agama.


Tim ini beranggotakan akademisi dari Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) yang diusulkan oleh Ditjen Pendidikan Islam, serta Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.


Rohmat menambahkan, penyusunan soal dimulai pada 28 Maret dan ditargetkan selesai maksimal dua bulan untuk diserahkan ke Panitia Seleksi Nasional. Pasalnya, seleksi P3K direncanakan akan dimulai pada Agustus 2021.

Situs Bolatangkas Online | Bandar Tangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Tangkasmu


No comments:

Post a Comment

')