Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pegawai lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung di kawasan Mangupura, Badung, Bali, Rabu (3/3/2021). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, program vaksinasi akan terus dilakukan selama Ramadan.
"Demi mencegah penularan COVID-19, maka vaksinasi yang akan dilakukan pada Ramadan. Nantinya akan dilakukan dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa," ujarnya seperti dikutip ANTARA, Minggu (4/4/2021).
Vaksinasi diperbolehkan selama Ramadhan
Nadia menjelaskan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Undang-Undang Vaksinasi COVID-19 Saat Puasa.
Dalam fatwa tersebut dijelaskan bahwa vaksinasi COVID-19 dengan cara injeksi intramuskular (suntik) tidak membatalkan puasa. Memvaksinasi umat Islam yang berpuasa dengan cara suntik intramuskular dibolehkan selama tidak membahayakan.
“Kementerian Kesehatan bersama pihak terkait telah berdiskusi bersama dan kita tahu bahwa MUI juga telah mengeluarkan fatwa, yang mengatakan bahwa vaksinasi COVID-19 tidak membatalkan puasa dan boleh dilakukan bagi umat Islam yang sedang berpuasa,” kata Nadia.
Vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 21,33 persen
Hingga saat ini, lanjut Nadia, cakupan dosis pertama di Indonesia sudah mencapai 21,33 persen dari target 40 juta target vaksinasi tahap I dan II.
Dia mengatakan setidaknya sekitar delapan juta orang telah divaksinasi. Angka ini lebih baik dari negara lain di kawasan Eropa. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), cakupan masing-masing negara di kawasan Eropa kurang dari 10 persen.
Hanya delapan persen lansia yang telah divaksinasi COVID-19
Nadia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam sosialisasi pentingnya vaksinasi COVID-19, terutama kepada kelompok masyarakat di atas 60 tahun yang diketahui memiliki risiko kematian dan morbiditas tiga kali lebih besar dibandingkan kelompok lainnya.
“Saat ini kita tahu bahwa baru sekitar delapan persen usia di atas 60 tahun yang telah mengikuti vaksinasi COVID-19. Kita pahami ada beberapa kendala terkait usia di atas 60 tahun, untuk mengakses pos-pos pelayanan vaksinasi mungkin dikarenakan masih adanya rasa takut para lansia untuk keluar dari rumah, dan melakukan aktivitas di luar rumah,” ujarnya.
Situs Bolatangkas Online | Bandar Tangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Tangkasmu

No comments:
Post a Comment