SELAMAT DATANG DI TANGKASMU. NIKMATI SENSASI YANG MENYENANGKAN BERMAIN BOLA TANGKAS DENGAN HTML 5 TECHNOLOGY - MAINKAN LANGSUNG TANPA PERLU DOWNLOAD DAN INSTALL APLIKASINYA !! BERMAIN DIMANA PUN MENJADI LEBIH CEPAT DAN AMAN.

Thursday, April 1, 2021

Penjelasan soal Amankah Bumil Lakukan Seks Oral Pada Pasangan

 

Ilustrasi, sumber foto: motherandbaby.co.id


Seks oral sering dilakukan oleh pasangan suami istri sebagai foreplay agar hubungan seksual semakin memanas dan menyenangkan. Namun, apakah seks oral masih aman dilakukan saat hamil?


Seks oral adalah seks yang melibatkan mulut, bibir, atau lidah untuk merangsang alat kelamin pasangan. Dengan melakukan oral seks, gairah seks ibu hamil yang mungkin menurun bisa meningkat. Cara ini juga bisa dijadikan alternatif saat ibu hamil tidak nyaman berhubungan seks saat perut mulai membesar.


Wanita Hamil Boleh Melakukan Seks Oral


Wanita hamil dapat memberi atau menerima seks oral. Padahal, oral seks dianjurkan oleh dokter jika ibu hamil memiliki serviks yang lemah atau plasenta previa. Cara ini tetap bisa memenuhi kebutuhan seksual suami istri, tanpa menimbulkan tekanan pada serviks atau plasenta.


Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Jika ibu hamil ingin melakukan oral seks, pastikan ibu hamil dan pasangannya tidak menderita penyakit menular seksual, seperti kencing nanah, sifilis, HIV, klamidia, dan herpes kelamin.


Risiko penularan penyakit ini akan meningkat pada penyedia seks oral karena dialah yang terpapar cairan kelamin. Risikonya bertambah jika ada luka atau sariawan di mulut.


Hal lain yang perlu diperhatikan oleh pasangan saat melakukan oral seks pada ibu hamil adalah menghindari hembusan udara ke dalam vagina karena gelembung udara dari hembusan tersebut dapat menyumbat salah satu pembuluh darah ibu hamil.


Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah emboli udara. Jangan remehkan karena jika terjadi bisa berakibat fatal bagi kesehatan ibu hamil dan janin. Tapi ibu hamil jangan terlalu khawatir, kasus ini sangat jarang terjadi kok.


Selain itu, pastikan pasangan sudah membersihkan mulutnya sebelum melakukan oral seks kepada ibu hamil. Mulut merupakan tempat yang penuh dengan bakteri, sehingga seks oral dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri vagina atau infeksi saluran kemih.


Tips Mempraktikkan Seks Oral yang Aman


Jika ibu hamil dan pasangannya dalam keadaan sehat dan tidak menderita penyakit di atas, oral seks aman dilakukan dan tidak akan mengganggu tumbuh kembang bayi dalam kandungan ibu hamil, kok.


Jangan percaya dengan kabar menelan sperma saat oral seks saat hamil bisa memicu kontraksi dan persalinan. Nyatanya, belum ada penelitian yang membuktikan kebenaran hal tersebut.


Nah, agar seks oral lebih aman untuk dilakukan, ada beberapa tips yang harus diperhatikan sebelum melakukannya, yaitu:


  • Pastikan ibu hamil dan pasangannya melakukannya dalam kondisi prima. Hindari melakukan seks oral jika Anda sedang pilek atau batuk.

  • Bagi suami, gunakan kondom untuk mengurangi risiko penularan penyakit.

  • Bagi ibu hamil, gunakan dental dam sebagai pelapis alat kelamin wanita.

  • Bersihkan mulut dan alat kelamin sebelum dan sesudah oral seks. Gunakan obat kumur antiseptik jika perlu.


Jadi, kini bumil tak perlu khawatir lagi berhubungan seks oral dengan pasangan, ya. Baik oral seks maupun seks dengan penetrasi, keduanya aman dilakukan meski ibu hamil adalah dua orang, selama kondisi ibu hamil tidak menjadi masalah.


Pastikan juga ibu hamil melakukannya dengan hati-hati. Jika perlu lakukan pemeriksaan kehamilan dan konsultasikan ke dokter terlebih dahulu untuk memastikan apakah kehamilan dan kondisi kesehatan ibu hamil aman untuk berhubungan seks.

Situs Bolatangkas Online | Bandar Tangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Tangkasmu

No comments:

Post a Comment

')