SELAMAT DATANG DI TANGKASMU. NIKMATI SENSASI YANG MENYENANGKAN BERMAIN BOLA TANGKAS DENGAN HTML 5 TECHNOLOGY - MAINKAN LANGSUNG TANPA PERLU DOWNLOAD DAN INSTALL APLIKASINYA !! BERMAIN DIMANA PUN MENJADI LEBIH CEPAT DAN AMAN.

Monday, July 12, 2021

5 Manfaat dan Sumber 9 Asam Amino Esensial untuk Anak


Ilustrasi, sumber foto: pixabay/stevepb


Tangkas Mu - Asam amino esensial (AAE) merupakan salah satu jenis nutrisi yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena tubuh tidak dapat memproduksi sendiri, nutrisi tersebut harus didapatkan dari makanan dan minuman. Apa manfaat AAE dan dari mana nutrisi ini berasal?


Asam amino atau asam amino adalah bentuk protein yang paling sederhana. Asam amino merupakan hasil metabolisme atau pemecahan protein, baik dari makanan, minuman, maupun suplemen. Terdapat 20 jenis asam amino, 9 diantaranya merupakan asam amino esensial dan sisanya merupakan asam amino non esensial.


Asam amino esensial tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Jadi, untuk memenuhi kebutuhan tubuh si kecil akan asam amino esensial, Anda perlu memberinya makanan atau minuman yang mengandung jenis asam amino tersebut setiap hari.


Manfaat Asam Amino Esensial untuk Anak


Ada 9 jenis asam amino esensial, yaitu isoleusin, lisin, leusin, valin, treonin, histidin, metionin, fenilalanin, dan triptofan. Kesembilan jenis asam amino esensial ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan anak, antara lain:


1. Mendukung pertumbuhan dan perbaikan jaringan otot


Asupan asam amino esensial yang cukup dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perbaikan jaringan otot pada anak. Jenis asam amino yang berperan dalam hal ini adalah valin, leusin, dan isoleusin.


Jika ototnya sehat, anak akan lebih lincah dalam beraktivitas. Dengan begitu, kesehatannya secara umum akan lebih baik dan pertumbuhannya bisa maksimal.


Seiring dengan nutrisi penting lainnya, seperti kalsium dan vitamin D, asam amino esensial juga berperan penting dalam mencegah stunting pada anak.


2. Mendukung fungsi dan kecerdasan otak


Kemampuan otak untuk berpikir, bernalar, dan memecahkan masalah juga dikenal sebagai neurokognisi. Fungsi otak ini sangat bergantung pada kinerja berbagai zat kimia yang diproduksi di otak (neurotransmitter). Melalui zat tersebut, sel saraf di otak akan bekerja dan menyampaikan pesan dari satu sel saraf ke sel saraf lainnya.


Untuk memproduksi zat kimia otak yang berperan penting dalam neurokognisi, tubuh anak membutuhkan berbagai nutrisi, termasuk asam amino esensial. Nutrisi yang baik juga terbukti membantu meningkatkan kemampuan anak untuk berkonsentrasi, mengingat dan memahami sesuatu, memproses informasi dan belajar.


3. Merangsang hormon pertumbuhan IGF-1


IGF-1 atau insulin-like growth factor 1 merupakan salah satu jenis hormon pertumbuhan yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan organ tubuh. Semakin rendah jumlah IGF-1, semakin tinggi risiko anak mengalami gangguan pertumbuhan, malnutrisi, dan hambatan perkembangan motorik.


Agar anak terhindar dari kondisi tersebut, ibu perlu memiliki asupan asam amino esensial yang cukup. Penelitian menunjukkan bahwa asam amino esensial dapat membantu pembentukan IGF-1 dalam tubuh.


4. Memperkuat sistem kekebalan tubuh


Ketika sistem kekebalan anak lemah, ia lebih mungkin untuk sakit dan terinfeksi. Jika anak sering sakit, pertumbuhan dan perkembangannya juga bisa terganggu. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh si kecil adalah dengan memiliki asupan asam amino esensial yang cukup.


Hampir semua jenis asam amino esensial berperan dalam produksi antibodi yang merupakan bagian dari sistem imun atau sistem imun. Jika imunitasnya baik, tubuh si kecil akan lebih kuat melawan kuman dan virus penyebab infeksi.


5. Meningkatkan penyerapan kalsium dalam tubuh


Asam amino esensial lisin diketahui membantu penyerapan kalsium dalam tubuh. Kalsium dibutuhkan tubuh anak untuk membentuk tulang dan gigi yang kuat, memperlancar aliran darah, menjaga kadar kolesterol, dan menjaga kesehatan jantung.


Lisin juga berguna untuk mengurangi kecemasan, mengontrol kadar gula darah, dan menjaga hormon dan enzim dalam tubuh anak bekerja dengan baik.


Sumber Asam Amino Esensial (AAE)


Asam amino esensial dapat diperoleh dari makanan yang mengandung protein hewani dan protein nabati. Namun, protein hewani memiliki asam amino esensial yang lebih lengkap dibandingkan protein nabati.


Selain asam amino esensial, sumber protein juga mengandung nutrisi lain yang dibutuhkan anak, seperti zat besi, folat, dan omega-3.


Makanan dan minuman sumber asam amino esensial yang bisa Anda berikan kepada si kecil antara lain:


  • Susu dan produk olahannya, seperti keju dan yogurt

  • telur

  • Ikan

  • Daging sapi atau ayam

  • Kacang-kacangan, seperti kedelai

  • Tahu dan tempe

  • Buah-buahan dan sayur-sayuran

  • Biji-bijian, seperti biji wijen dan biji bunga matahari

Selain menyediakan beragam makanan di atas, Anda bisa memaksimalkan asupan nutrisi si kecil dengan memberinya susu bubuk pertumbuhan yang telah dilengkapi dengan 9 asam amino esensial (9AAE). Pilih susu bubuk pertumbuhan yang tepat agar kebutuhan asam amino esensial si kecil terpenuhi.


Perlu Anda ingat, asupan 9AAE harus lengkap agar manfaatnya bagi tumbuh kembang anak bisa optimal. Jika ada jenis asam amino esensial atau zat gizi lain yang asupannya kurang, anak dapat mengalami gizi buruk sehingga pertumbuhan dan perkembangan serta kesehatannya dapat terganggu.

No comments:

Post a Comment

')